masih saja ku lihat wajah-wajah di beberapa lembar kertas yang tersisa
masih ku tulis nama-nama di serat-serat tinta yang seret
masih bisa ku baca kabar-kabar dari cerita media di Mesuji dan bima
masih saja, bisa ku lukiskan awan-awan mendung yang menjual bilik-bilik jasat sebuah kasta
( bacalah duka di wajah-wajah sajak )
masih saja terutus dari kias-kias malaikat
untuk sajak di tengah hari yang terik
Yogyakarta, 18 Januari 2012
masih ku tulis nama-nama di serat-serat tinta yang seret
masih bisa ku baca kabar-kabar dari cerita media di Mesuji dan bima
masih saja, bisa ku lukiskan awan-awan mendung yang menjual bilik-bilik jasat sebuah kasta
( bacalah duka di wajah-wajah sajak )
masih saja terutus dari kias-kias malaikat
untuk sajak di tengah hari yang terik
Yogyakarta, 18 Januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar